Mengapa Properti Bekasi Lebih Populer dari Jakarta Timur?

Liputan6.com, Jakarta Masyarakat komuter yang sehari-hari pergi beraktivitas ke pusat kota, umumnya mencari tempat tinggal yang terdekat dari tempat bekerja. Meski demikian, tak seluruh kotamadya di Ibukota menjadi sasaran domisili favorit. Terbukti dari pembangunan properti beberapa area di kota penyangga justru maju lebih pesat.

Salah satu contohnya terlihat dari pembangunan properti Bekasi yang lebih banyak disasar konsumen pencari rumah baru daripada Jakarta Timur. Padahal, Jakarta Timur relatif dekat menjangkau area pusat bisnis di Pusat dan Utara.

Yohan Yan, broker Century21 Metro area Bekasi mengemukakan beberapa alasan yang membuat properti Bekasi begitu menarik disasar investor dan konsumen.

“Beberapa tahun belakangan ini, Bekasi sangat menarik untuk disasar untuk investasi. Salah satunya dengan hadirnya jalan tol Becakayu yang akan di buka pada tahun 2017,” Ujar Yohan Yan, di acara Rumah.com Professional Agent Summit 2016, (8/12) lalu.

“Bekasi juga memiliki jumlah penduduk lima terbesar di Indonesia. Itu adalah pangsa pasar properti yang menjanjikan untuk berinvestasi, khususnya residensial dengan harga kisaran Rp500 jutaan,” tambah Yohan.

Selain infrastruktur yang semakin mumpuni dan pangsa pasar yang luas, Yohan juga menuturkan bahwa harga tanah di Bekasi masih relatif terjangkau untuk kalangan menengah.

“Saya melihat tren konsumen di Bekasi mayoritas end user. Rata-rata pembeli di bekasi datang dari keluarga baru dengan pendapatan menengah dengan daya beli rumah seharga Rp300 juta sampai Rp500 juta atau di bawah Rp1 miliar. Dan demand-nya sangat tinggi.”

“Tidak heran jika Bekasi lebih menarik karena harga masih terjangkau ketimbang area Jakarta Timur,” tutupnya.

Bila Anda tertarik menelusuri perumahan terbaik dengan harga menengah di kawasan Bekasi, Rumah.com menawarkan tiga pilihan hunian dengan konsep menarik dan harga di bawah Rp1 miliar.

Cluster Casa de Bali yang terletak di tengah kota tepatnya di Jalan Pemuda, Sepanjang Jaya, kira-kira 5,9 Km dari pusat kota. Dengan penawaran harga mulai dari Rp850 Juta sampai Rp1 miliar, perumahan ini memiliki keunggulan yang menarik.

Pertama, akses transportasi yang relatif dekat menuju jalan tol. Dari gerbang tol Bekasi Timur membutuhkan waktu 13 menit sedangkan dari tol Bekasi Barat 8 menit, dengan catatan kondisi jalan normal.

Kedua, perumahan ini punya desain unik ala Bali menyerupai Pura yang dilengkapi access gate system layaknya apartemen.

Di samping kanan access gate terdapat jalur khusus untuk pejalan kaki sehingga lebih aman. Luas jalan row selebar sekitar 8 meter ini dihiasi paving blok dengan nuansa warna kuning dan abu-abu yang senada dengan warna desain gerbangnya.

Masuk lebih dalam lagi, di sebelah kanan di barisan rumah nantinya akan dibangun sarana lounge yang dilengkapi dengan sarana WiFi untuk tempat bersantai penghuni.

Selain lounge, di Casa de Bali juga dibangun thematic park yang difungsikan sebagai barbecue park bagi penghuni yang ingin berkumpul mengadakan pesta barbecue.

Fasilitas lain yang ditawarkan adalah CCTV untuk mendukung privasi dan keamanan lingkungan cluster. Terdapat total 22 unit yang akan dibangun oleh pengembang Casa de Bali ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *